T hank God It's Friday! Ungkapan ini biasanya dilontarkan ketika menghadapi akhir pekan saat waktunya melepas setres dari kepenatan kerja, dari segala masalah yang berhunungan dengan pekerjaan. Namun begitu Senin pagi datang, dengan berat hati mereka memulai hari kerja sampai akhir pekan nerikutnya. Jadi, hari kerja identik dengan setres, hari keja setres lagi, akhir pekan melepaskan setres, hari kerja setres lagi, akhir pekan melepasakan setres.
Siklusnya persis hari kerja seperti truk sampah yang mengumpulkan sampah pada hari kerja dan membuang segala barang yang berbau busuk, tidak berguna, dan rusak ketempat pembuangannya. Dan pada akhir hidup, Anda cenderung karena anak Anda dibesarkan di tengah downloading and uploading setres orangtuanya. Saya harap, Anda tidak merasa puas akan hidup yang seperti itu.
Saya sangat sadar bahwa di tengah tuntutan hidup dan kondisi dunia kerj, menghadapi hari kerja dengan perasaan antusias, termotivasi, dan puas merupakan tentangan tersendiri. Bukan hal yang tidak mungkin, Anda memiliki perasaan antusias, termotivasi, dan puas dengan pekerjaan Anda saait ini. Dan dengan perasaan yang sama, Anda menghadapi kehidupan pribadi Anda setelah jam kantor.
Perhatikan sekitar Anda, di rumah atau di kantor. Anda akan melihat ada orang-orang yang dengan penuh semangat menghadapi hari kerjanya, mulai menyusun strategi, rencana, dan mempersiapkan kejutan-kejutan menyenangkan pada minguu itu. Saya menyebut kondisi ini:
Orang-orang Monday, Here I Come memiliki keterlibatan kerja yang tinggi karena dia menikmati waktu kerjanya dan kerena itu senderung memiliki produktivitas yang lebih tinggi daripada rata-rata.
Jawaban Anda atas pertanyaan berikut ini dapat mengenali apakah Anda termasuk kelompok "Thank God It's Friday" atau "Monday, I Here Come!"
Siklusnya persis hari kerja seperti truk sampah yang mengumpulkan sampah pada hari kerja dan membuang segala barang yang berbau busuk, tidak berguna, dan rusak ketempat pembuangannya. Dan pada akhir hidup, Anda cenderung karena anak Anda dibesarkan di tengah downloading and uploading setres orangtuanya. Saya harap, Anda tidak merasa puas akan hidup yang seperti itu.
Saya sangat sadar bahwa di tengah tuntutan hidup dan kondisi dunia kerj, menghadapi hari kerja dengan perasaan antusias, termotivasi, dan puas merupakan tentangan tersendiri. Bukan hal yang tidak mungkin, Anda memiliki perasaan antusias, termotivasi, dan puas dengan pekerjaan Anda saait ini. Dan dengan perasaan yang sama, Anda menghadapi kehidupan pribadi Anda setelah jam kantor.
Perhatikan sekitar Anda, di rumah atau di kantor. Anda akan melihat ada orang-orang yang dengan penuh semangat menghadapi hari kerjanya, mulai menyusun strategi, rencana, dan mempersiapkan kejutan-kejutan menyenangkan pada minguu itu. Saya menyebut kondisi ini:
"Monday, Here I Come!"
Orang-orang Monday, Here I Come memiliki keterlibatan kerja yang tinggi karena dia menikmati waktu kerjanya dan kerena itu senderung memiliki produktivitas yang lebih tinggi daripada rata-rata.
Jawaban Anda atas pertanyaan berikut ini dapat mengenali apakah Anda termasuk kelompok "Thank God It's Friday" atau "Monday, I Here Come!"
Apakah Anda merasakan perbedaan perasaan yang besar antara menghadapi akhir minggu dan hari kerja?
Jika jawabannya "Ya", Anda sangat membutuhkan bacaan dari Blog ini.
Komentar
Posting Komentar