Langsung ke konten utama

APA SIH KERJA ITU SEBENARNYA ?

Seorang kaya raya dan sangat produktif berlajan-jalan di pantai dan menemukan seseorang yang berpakaian lusuh sedang berbaring dan bermalas-malasan. Orang kaya ini bertanya, "Mengapa kamu tidak bekerja?"

Pria yang santai tersebut justru balik bertanya, "Untuk apa kerja?" 
"Ya jelas, untuk mendapatkan uang, "timpal si kaya.
Pria itu kembali bertanya, "Untuk apa uang?"

Si kaya tidak percaya pada pendengarannya dan berusaha menjawab sebisanya, "jika punya uang banyak, kamu akan bisa bersenang-senang."
Pria itu menjawab dengan polosnya, "Jadi, saya bekerja untuk mendapatkan uang. Jika sudah punya uang banyak, saya bisa bersenang-senang. Anda pikir, apa yang saya sedang lakukan sekarang? Bersenang-senang!"

     Sejak kecil, kita sering ditanya tentang cita-cita, "Kalau sudah besar, mau jadi apa?"  atau "Cita-citanya apa?"  Jawaban yang keluar dari mulut mungil kita saat itu adalah peran-peran seperti dokter, insinyur, sampai presiden, tanpa kita tahu apa esensi anak yang hanya melihat saja, sebuah pikiran sederhana seorang anak yang hanya melihat peran di televisi atau lingkungannya. tanpa tahu dokter macam apa yang mereka inginkan, insinyur dan presiden yang bekerja dengan cara seperti apa yang akan mereka jalankan.
     Jarang sekali kita ditanya,
                "Kalau sudah besar, Mau Apa ?"
     "Mau Apa" atau "Ngapain" berarti ngin melakukan apa menolong orang sakit, membangun rumah supaya tidak kepanasan, ataupun membantu orang untuk belajar.
     Atau, pertanyaan,
          "Kalau sudah besar, ingin kerja apa ?" 
     Apa Artinya kerja di mata seorang anak? Baginya, menolong orang adalah menyenangkan, membangun gedung dan mengambil keputusan bagi sebuah bangsa itu menyenangkan.
     Namun, kerja jarang sekali dikaitkan dengan hal-hal yang menyenangkan. Paling tidak, itu ada di benak penanya. Begitu mendengan kata "Kerja", bayangan yang terlintas adalah seorang laki-laki atau perempuan dewasa yang bergegas keluar rumah, menggunakan pakaian rapi, dan secaa rutin dilakukan Atau tugas, yang kalau tidak dikerjakan, atasan akan membenci kita dan kemudian kita tidak dapat mendapat gaji bulanan lagi.
     Pesan inti kisah tersebut. "Apabila kita bekerja unutuk mencari cara agar pada akhirnya kita bisa senang-senang selama bekerja kita bisa bersenang-senang." padahal, sebagaian besar waktu kita habis dengan urursan yang berhubungan dengan perkerjaan. Sebelum terlalu jauh melihat peran dan pekerjaan, Mari kita cari tahu apa artinya kerja.
translate

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kisah Cinta Kakek Nenek

Ada sepasang suami istri yang berjualan nasi kuning di sebuah kompleks perumahan di Bandung. Umur mereka tidak muda lagi. Sang suami mungkin sudah berumur lebih dari 70 tahun, sedang istrinya sekitar 60-an. Di sekitar mereka ada beberapa gerobak lain juga yang menjual makanan untuk sarapan pagi. Tapi dari semuanya. Hanya gerobak mereka yang paling sepi.      Setiap pagi, dalam perjalanan menuju ke kantor, saya selalu melewati gerobak mereka yang selalu sepi. Gerobak itu tidak ada yang istimewa. Cukup sederhana. Jualannya pun standar. Setiap pagi, sepasang suamiistri itu duduk menjaga gerobak mereka dalam posisi yang selalu sama. Sang suami duduk di luar gerobak, sementara istrinya di sampingnya.      Kalau ada pembeli, sang suami dengan susah payah berdiri dari kursi(kadang dipapah istrinya) dan dengan ramah menyapa pembeli. Jika sang pembeli ingin makan di tempat, sang suami merapikan tempat duduk, semenatara istrinya menyiapkan nasi kuning dan menyodork...

TAK KUNJUNG MEMILIKI MOMONGAN

Tidak pantas bagi wanita untuk gelisah dan banyak menangis karena tak kunjung hamil. Karena memiliki keturunan pada pasangan laki-laki dan perempuan yaitu mendapatkan anak laki-laki saja atau perempuan saja atau mendapatkan anak laki-laki dan perempuan, begitu pula tidak memiliki keturunan, itu semua sudah menjadi takdir Allah. Allah Ta’ala berfirman, لِلَّهِ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ يَخْلُقُ مَا يَشَاءُ يَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ إِنَاثًا وَيَهَبُ لِمَنْ يَشَاءُ الذُّكُورَ (49) أَوْ يُزَوِّجُهُمْ ذُكْرَانًا وَإِنَاثًا وَيَجْعَلُ مَنْ يَشَاءُ عَقِيمًا إِنَّهُ عَلِيمٌ قَدِيرٌ (50) “Kepunyaan Allah-lah kerajaan langit dan bumi, Dia menciptakan apa yang Dia kehendaki. Dia memberikan anak-anak perempuan kepada siapa yang Dia kehendaki dan memberikan anak-anak lelaki kepada siapa yang Dia kehendaki, atau Dia menganugerahkan kedua jenis laki-laki dan perempuan (kepada siapa) yang dikehendaki-Nya, dan Dia menjadikan mandul siapa yang Dia kehendaki. Sesungguhnya Dia Maha ...

HUKUM SUJUD KEPADA KYAI ATAU HABIB-HABIB

Hukum sujud kepada kyai atau habib-habib atau yang semisal Nabi shalallahu 'alaihi wasallam bersabda : لأمرت المرأة أن تسجد لزوجها “Seandainya boleh kuperintahkan seseorang untuk bersujud kepada seseorang maka niscaya kuperintahkan isteri untuk bersujud kepada suaminya” [HR Tirmidzi dari Abu Hurairah]. Tidaklah diragukan bahwa sujud penghormatan kepada sesama manusia adalah hal yang haram dan terlarang dan termasuk jalan dan sarana menuju kemusyrikan An Nawawi asy Syafii mengatakan, وأما ما يفعله عوام الفقراء وشبههم من سجودهم بين يدي المشايخ وربما كانوا محدثين فهو حرام بإجماع المسلمين “Adapun kelakuan orang-orang sufi yang awam atau orang awam lain semisal mereka yang bersujud kepada para kyai atau ustadz sufi atau boleh jadi pakar hadits maka itu adalah perbuatan yang hukumnya haram dengan sepakat seluruh kaum muslimin”. وسئل ابن الصلاح عن هذا السجود الذي قدمناه فقال (( هو من عظائم الذنوب ونخشى أن يكون كفراً.)) Ibnu Shalah asy Syafii ditanya mengenai sujud sebagaimana ya...